Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘Ekonomi’ Kategori

Masih seputar tujuhbelasan. Tepat di hari perayaan kemerdekaan kemarin Human Right News menghadiahi berita pembunuhan brutal yang dialami 2 TKI di Arab Saudi: Siti Tarwiyah Slamet, 32 tahun, dan Susmiyati Abdul Fulan, 28 tahun. Sementara dua rekannya, Ruminih Surtim, 25 tahun, and Tari Tarsim, 27 tahun, masuk unit gawat darurat di rumah sakit Riyadh Medical Complex.

(more…)

Untuk mentranslate bahasa

Harian Kompas pagi ini, 14/08/2007, memuat dua hal menarik. Satu iklan berwarna penuh, berlatar merah putih dari Freedom Institute tentang pemenang Bakrie Award. Dan satu berita kecil tentang penolakan salah seorang pemenang, Frans Magnis Suseno. Mengapa ia menolak?

magnis.jpg

(more…)

Untuk mentranslate bahasa

Jangan belanja di toko buku Gramedia, Hypermart, Carrefour, Hero, Giant atau toko-toko sejenis! Perilaku kita dalam belanja di toko itu mempercepat efek pemanasan global! Kesimpulan ini saya peroleh setelah saya menyimak kampanye pencegahan efek pemanasan global di radio.

carrefour-torcy1.jpg

(more…)

Untuk mentranslate bahasa

Hari Minggu lalu saya mendapat kesempatan ngobrol dengan sejumlah Ayah dari keluarga muda. Maksudnya “muda”, mereka sudah punya anak yang belum sekolah atau sudah sekolah di SD. Topiknya apa lagi kalau bukan soal pendidikan untuk anak mereka.

Yang menarik adalah sharing seorang Ayah yang sudah bertekad bulat akan mengeluarkan Anaknya dari sekolah formal (SD), mulai ajaran tahun depan. Lho?

(more…)

Untuk mentranslate bahasa

Membangun sebuah negeri tanpa tukang itu omong kosong.

Sudah beberapa tahun ini, keluarga besar kami mempunyai tukang keluarga. Yang saya maksud sebagai keluarga besar adalah saudara jauh dan dekat. Keluarga, baik karena pertalian darah maupun karena pertalian perkawinan: besan, ipar, saudaranya besan atau saudaranya ipar. Bahkan teman-teman dekat.  Yang saya maksud sebagai tukang keluarga biasa dipanggil Pak Kardi.   (more…)

Untuk mentranslate bahasa

Partai Binatang

Ini postingan santai saja untuk hari minggu.

Para binatang di Belanda dan di seluruh dunia patut mengucap syukur. Pasalnya untuk pertama kali dalam sejarah dunia, dua kursi di parlemen (Belanda) diperoleh Partai untuk Binatang, Partij voor de Dieren. Total seluruh kursi 150. Pemilu terakhir diselenggarakan 22 November 2006, lalu. Memang misi partai ini adalah memperjuangkan hak azasi binantang dan kesejahteraan binatang. Bagaimana kalau ada di Indonesia?

(more…)

Untuk mentranslate bahasa

vulnerable1.jpgSekali lagi, saya memberi apresiasi untuk blog Mas Akhmad Tajib. Bukan karena tampil dengan theme yang berbeda(19/01). (Hikss, gambar pohonnya hilang!) Tetapi karena taglinenya berubah. Semula hanya bertulis. “Membuat blog karena ingin belajar menulis”.  

Sekarang tertulis, “Membuat blog karena ingin belajar menulis dan belajar tentang kearifan (lokal)” Yang perlu diapresiasi adalah dua kata terakhir: kearifan lokal. Mengapa perlu diapresiasi?  

Ada dua alasan. Keduanya sudah digambarkan secara karikatural lewat dua posting, masing-masing dari Arif dan Mr. Tajib sendiri. Saya menggarisbawahi saja. 

(more…)

Untuk mentranslate bahasa

Nama Grameen Bank (Bank Desa)  dan Mohammad Yunus yang mendirikannya tiba-tiba menjadi tidak asing. Nobel Perdamaian 2006 dianugerahkan untuk mereka. Padahal Grameen Bank (GB) telah dirintisnya lebih dari 30 tahun lalu berawal dari sebuah desa bernama Jobra di Bangladesh. (more…)

Untuk mentranslate bahasa

Kupu-Kupu Global

Selain menyajikan harapan-harapan baru, proses globalisasi seringkali disajikan juga sebagai sebuah fase buram sejarah manusia. Sekiranya proses globalisasi memang mencarut marut kemanusian sekian milyar manusia di negara-negara miskin karena rentangan kekuasaan korporasi global  dan mengancam kelangsungan hidup kita, lalu apa solusinya? (more…)

Untuk mentranslate bahasa

Kejahatan korporasi (corporate crime) lagi-lagi menjadi berita. Lanjutan kasus Pencemaran Teluk Buyat oleh Korporasi Newmont terus menarik perhatian media dan publik. Berbagai kalangan (more…)

Untuk mentranslate bahasa

Jantung Perkara Globalisasi

ARTIKEL “FSD Menyangga Dunia” (Kompas 20/1/2004), dan rangkaian tulisan B Herry-Priyono lainnya menegaskan kembali posisi cendekianya: berada di garda depan mereka yang mengartikulasikan sikap lugasnya terhadap globalisasi. Cendekia karena tidak ingin terjebak dalam histeria pro dan kontra dan teguh dalam opsi yang kental pada mereka yang ditindas. (more…)

Untuk mentranslate bahasa

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.