Feed on
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘Pluralisme’ Kategori

Puisi adalah jendela jiwa

Tempat kita bertukar kata dan isi hati

Ada yang luput dari perhatian saya. Maafkan. Ini soal pembrangusan puisi berjudul Malaikat karya Saiful Badar yang dimuat di Pikiran Rakyat, Sabtu 4 Agustus. Beberapa blog sudah mengulasnya di sini, di sini.

Orang boleh tidak setuju, marah-marah dengan tulisan seseorang. Tetapi ketidaksetujuan yang [...]

Read Full Post »

Anda mungkin masih ingat Koran Jyllands Posten, dari Denmark, pada 30 September 2005 menampilkan kartun wajah Nabi Muhammad yang membuat dunia (Islam) marah.

Tetapi sedikit orang di Indonesia tahu ada peristiwa yang mungkin dapat memancing urat marah yang sama. Setahun kemudian, September 2006 sebuah peristiwa terjadi di Pace University, sebuah universitas swasta di [...]

Read Full Post »

Sekali lagi, saya memberi apresiasi untuk blog Mas Akhmad Tajib. Bukan karena tampil dengan theme yang berbeda(19/01). (Hikss, gambar pohonnya hilang!) Tetapi karena taglinenya berubah. Semula hanya bertulis. “Membuat blog karena ingin belajar menulis”.  

Sekarang tertulis, “Membuat blog karena ingin belajar menulis dan belajar tentang kearifan (lokal)” Yang perlu diapresiasi adalah dua kata terakhir: kearifan lokal. Mengapa perlu diapresiasi?  

Ada [...]

Read Full Post »

 Sumber Foto dari sini, Beautiful Indonesia, hmmm….
Hari Senin (15/01) kemarin, si mantan model memproklamasikan hari lahir blognya. Maksudnya: meskipun blognya itu sudah beberapa lama hadir, dia menyebutnya hari lahir blognya itu kemarin. Lha sebelumnya apa? Apa masih dalam kandungan?  

Hehe,  okelah saya cuma bercanda. Ngeblog jangan terlalu serius, ah. Intinya saya ucapkan selamat atas kenekadannya. Arif Kurniawan [...]

Read Full Post »

Ini bukan gosip, bo! (Meski sudah rada basi, hehe) Saya tertawa ngakak baca ulang bagian tulisannya Pak Syafii, mantan ketua PP Muhammadiyah tentang Tuhan dan pluralisme. Gak nyangka, meski ini peristiwa, benar-benar terjadi, Beliau tetap punya sense of humor cerdas, bukan murahan apalagi cari sensasi.

Read Full Post »