Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Maret, 2007

Keluhan seorang ibu: “Sebelum sekolah, anak-anak saya menunjukkan keingintahuan alami. Penuh semangat, bertanya banyak hal. Mereka bertanya mengapa kereta tidak mempunyai ban karet? Mengapa awan bergerak. Dan sebagainya. Melewati masa sekolah mereka menjadi apatis dan tidak  suka sekolah. Mengapa?” 

Keluhan semacam ini sering kita dengar. Anak-anak melihat sekolah sebagai musuh. Dan pekerjaan rumah sebagai derita. Nah kalau Anda mempunyai keluhan yang sama, buku Robert Fried, Passionate Learner, 2001 mungkin bermanfaat untuk dibaca.

   (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Kemarin dengan keluarga, saya menyempatkan ziarah ke makam ayahanda di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur. TPU, tempat pemakaman umum, ini lebih tertata baik dibandingkan TPU lain yang dikelola pemerintah. Artinya, posisi makam diatur rapi. Dalam setiap makam hanya diijinkan batu nisan atau salib. Tidak diijinkan diberi beton atau dibuat kijing. Hanya rumput. Tujuannya supaya makam dapat menjadi daerah resapan air.

(lebih…)

Read Full Post »

Menurut hasil riset terbaru, aktivitas nge-sex (baca: hubungan seksual) remaja perempuan rata-rata mulai di usia 17,6 tahun. Tidak jauh berbeda dengan remaja pria yang 17,2 tahun. Dibandingkan 50 tahun lalu, terbukti ada percepatan 1 tahun untuk pria dan 3 tahun untuk perempuan.  

Temuan lain yang menarik: ada pertumbuhan signifikan hubungan sejenis antara kaum perempuan usia 18 s.d. 69 tahun. Yaitu 4 persen lesbian pada survey terakhir dibanding 2,6 persen di tahun 1992. Sementara hubungan homoseksual di kalangan pria relatif stabil yaitu 4.1 persen.

(lebih…)

Read Full Post »

Selain karena mengurusi Ibunda yang sakit, alasan saya absen ngeblog berminggu-minggu adalah karena saya menjadi fakir sambungan internet di
Indonesia. Maklumlah kemarin-kemarin akses internet saya melalui dial-up CBN. Sementara ketika di Groningen saya leluasa mengakses internet dengan menggunakan fasilitas super-komputer universitas. 
 

(lebih…)

Read Full Post »

Bersyukur biasanya kita kaitkan dengan hal-hal yang positif, menyenangkan atau mengembirakan. Itulah ajaran umum yang sering kita dengar sejak kanak-kanak, kita amalkan, dan kita ajarkan kembali.  (lebih…)

Read Full Post »

Apakah alamat yang tertulis di Kartu Tanda Penduduk Anda sama dengan alamat tempat tinggal Anda? Kalau tidak sama, mungkin Anda punya perilaku yang mirip saya. Sudah lebih dari belasan tahun saya menumpang alamat di tempat kakak untuk KTP Indonesia saya. Padahal kalau dihitung-hitung sudah lebih dari sembilan kali saya berpindah domisili termasuk tiga kali di Belanda. 

Alasan saya melulu praktis. Kalau saya pindah KTP setiapkali pindah domisili, sangat merepotkan. Alamat di SIM, tagihan kartu kredit, rekening bank, paspor dan berbagai surat-surat legal lain harus ikut berubah. Padahal, sebagai pengembara, saya relatif sering berpindah domisili. Untungnya pak RT tempat saya menumpang alamat “penuh pengertian”.   (lebih…)

Read Full Post »

Membangun sebuah negeri tanpa tukang itu omong kosong.

Sudah beberapa tahun ini, keluarga besar kami mempunyai tukang keluarga. Yang saya maksud sebagai keluarga besar adalah saudara jauh dan dekat. Keluarga, baik karena pertalian darah maupun karena pertalian perkawinan: besan, ipar, saudaranya besan atau saudaranya ipar. Bahkan teman-teman dekat.  Yang saya maksud sebagai tukang keluarga biasa dipanggil Pak Kardi.   (lebih…)

Read Full Post »