Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘renungan’ Category

Hari minggu, jangan terlalu serius dilewati. Kali ini Sudut Pandang menyajikan cerita tentang Raynald III. Beliau ini seorang raja di sebuah wilayah yang sekarang di sebut Belgia. Ia hidup di abad 13.

Raynald hidup enak, sebagaimana layaknya raja-raja jaman itu. Terima upeti dari sana-sini dan menikmati makanan enak setiap hari. Akibatnya ia bertambah malas dan mengalami obesitas, overweight alias terlalu gendut. Orang-orang dengan sinis menggelarinya dengan sebutan Crassus, bahasa Latin, artinya “ fat”, atau si lemak.
(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Masih seputar tujuhbelasan. Tepat di hari perayaan kemerdekaan kemarin Human Right News menghadiahi berita pembunuhan brutal yang dialami 2 TKI di Arab Saudi: Siti Tarwiyah Slamet, 32 tahun, dan Susmiyati Abdul Fulan, 28 tahun. Sementara dua rekannya, Ruminih Surtim, 25 tahun, and Tari Tarsim, 27 tahun, masuk unit gawat darurat di rumah sakit Riyadh Medical Complex.

(lebih…)

Read Full Post »

Ayahku seorang veteran kemerdekaan. Meninggal dunia 11 tahun lampau karena penyakit jantung yang dideritanya cukup lama. Dia seorang militer, kakak-kakak dan adiknya juga militer. Dua di antara saudaranya gugur. Satu kakaknya gugur pada masa revolusi kemerdekaan. Satu lagi, adiknya gugur ketika merebut irian barat. Pesawat yang dipilotinya jatuh di laut arafuru.

(lebih…)

Read Full Post »

Puisi adalah jendela jiwa

Tempat kita bertukar kata dan isi hati

Ada yang luput dari perhatian saya. Maafkan. Ini soal pembrangusan puisi berjudul Malaikat karya Saiful Badar yang dimuat di Pikiran Rakyat, Sabtu 4 Agustus. Beberapa blog sudah mengulasnya di sini, di sini.

Orang boleh tidak setuju, marah-marah dengan tulisan seseorang. Tetapi ketidaksetujuan yang diungkap dalam tuntutan dan tindakan pembrangusan itu barbar. Preman.

(lebih…)

Read Full Post »

Kita terbiasa berpikir dalam pola sebab akibat. Sebab yang baik menghasilkan akibat yang baik. Sebab yang buruk menghasilkan akibat yang buruk. Anda berbuat jahat, akibatnya masuk penjara. Anda berbuat baik, hasilnya pun akan baik. Itulah logika karma, atau hukum tabur tuai. Apa selalu begitu?

(lebih…)

Read Full Post »